Saturday, August 7, 2010

Selamat Datang Ramadhanku

Alhamdulillah seminggu sebelum Ramadhan saya sempat menghadiri beberapa tarhib, atau munggahan, sebuah peringatan menyambut kedatanga bulan suci umat ini. Tujuannya, tentu, agar bulan penuh berkah ini tidak berlalu sia-sia, lebih baik daripada yang lalu-lalu, dan meninggalkan jejak pada pribadi kita bahkan kalau bisa masyarakat dan bangsa kita.

Di bulan ini ramai-ramai umat menjalankan ibadah puasa. Ibadah yang paling mudah, karena anak TK pun bisa. Ibadah yang paling sedikit pahalanya, karena dari sumber manapun tidak pernah disebutkan berapa jumlahnya seperti layaknya ibadah sholat atau dzikir. Ibadah yangdilakukan hanya untuk Allah SWT, sedangkan ibadah lainnya adalah untuk yang mengerjakannya. Sehingga, bukan di situ saja seharusnya konsentrasi kita pada bulan ini. Masih banyak ibadah lainnya, ibadah yang tidak kalah esensinya, yang seharusnya bisa lebih kita optimalkan. Berikut adalah 10 ibadah utama di bulan Ramadhan ini:

1. Sahur di akhir waktu: intinya sebenarnya bukan pada makannya. Karena sahur sendiri bukan berarti makan malam, tapi bangun pada malam hari, dan keutamaannya adalah pada sepertiga akhir malam. Pada waktu itu adalah waktu yang penuh keberkahan. Dan makan sahur itu adalah salah satu keberkahannya.

2. Buka di awal waktu: bukanya Rasulullah SAW adalah dengan 3 butir kurma dan air, setelah itu beliau sholat langsung sholat maghrib. Setelah berbuka beliau tetap memelihara rasa lapar dan tidak makan hingga kenyangan.

3. Qiyamul Lail: pengertian qiyamul lail adalah rangkaian sholat dua raka’at dengan satu witir, mengenai jumlah raka’at dan waktu pelaksanaan witirnya itu diserahkan kepada masing-masing individu. Qiyamul lail yang baik adalah yang lama dan khusyuk, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.

4. Tilawah Al-Qur’an: kita dianjuran untuk mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan ini, paling cepat adalah dalam 3 hari, yang berarti sehari kita membaca 1/3 Al-Qur’an. Sedangkan yang paling lama, tentu saja kita membaca 1/30 Al-Qur’an per hari, itulah asal usulnya Al-Qur’an dibagi menjadi 30 juz, yang berarti 1 juz untuk 1 hari.

5. Zikir dan Doa: seluruh waktu di bulan Ramadhan ini adalah waktu yang baik untuk berzikir dan berdoa, terutma menjelang berbuka puasa. Sayangnya pada waktu tersebut kita biasanya lebih sibuk mempersiapkan hidangan buka puasa atau malah terjebak di kemacetan.

6. Zakat : kegiatan duniawai yang membutuhkan banyak biaya, sangat diurangi di bulan ini. Sehingga seharusnya jatah untuk berzakat di bulan yang penuh berkah ini bertambah. InsyaAllah keberkahannya pun bertambah-tambah.

7. Amalan sunah

8. Hindari perkara mu’bah yang tidak bermanfaat: sehingga waktu untuk beribadah yang jelas lebih bermanfaat akan bertambah.

9. I’tikaf: cukup diartikan sebagai hadir di masjid. Hadir disini tentu secara total, selain raga juga jiwa kita berada disana. Bukan dengan membawa bantal dan selimut, karena kalau untuk tidur anak-anak juga tahu tempatnya adalah di kamar tidur, bukan di masjid. Jadi lakukanlah hal yang sepantasnya orang lakukan di masjid.

10. Lailatul Qadr: kejarlah malam 1000 bulan ini pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir, yaitu malam ke 21,23,25,27, dan 29. Namun jika tidak sempat sempatkan pada 3 tanggal terakhir. Dan jika tidak,s etidaknya pada tanggal 27, semoga kita mendapatkan malam Lailatul Qadr.